Cholis
  • Home
  • Blog
    • Desa
    • Warga
    • Wisata
    • Politik
    • Resensi
  • Tentang

Home Warga Kota Menutup Hidung

Kota Menutup Hidung

Cholis December 04, 2012 0

[caption id="attachment_28" align="alignnone" width="470"]Gambar ini diambil dikawasan krenceng lingkar selatan Cilegon Gambar ini diambil dikawasan krenceng lingkar selatan Cilegon[/caption]



JALANAN ANYER CILEGON

Pagi yang cerah ketika kita baru terbangun melihat diluar jendela dengan terbitnya matahari seolah menyapa di pagi hari, hari itu saya bergegas untuk segera mandi dan bersiap-siap untuk kuliah, sudah siap dan beres langsung saja pamitan ke orang tua, segera bersalaman seraya meminta doa untuk keselamatan di jalan, mobilephone berdering ada bunyi tanda message masuk menanyakan tugas kuliah yang dosen berikan, kebetulan saya sebagai lead kelompk, perjalanan menuju kampus menempuh jarak yang lumayan jauh di butuhkan 45 menit untuk sampai di kampus, langsung bergegas dan melintas jalan cilegon anyer, wow ternyata oh ternyata,  di pagi hari yang sejuk berembun kini tidak lagi di nikmati oleh warga sekitar jalan cilegon-anyer, embun-embun pagi yang sejuk kini berganti dengan embun berwarna coklat ( debu ) di tambah jalanan yang berlobang sehingga membahayakan para pengendara motor, sebenrnya saya sangat malas untuk melewati jalanan ini yang seolah seperti neraka, harus menyiksa  ketika setiap hari hendak berangkat menuntut ilmu, truk-truk besar melintas membawa angin debu yang menabrak kami, truk tronton yang memuat pasir-pasir industri.


Lagi-lagi kenapa harus masyarakat menjadi korbannya, nafas sesak, hidung tefrsumbat dan pakain menjadi coklat karena debu-debu itu menempel, sebenarnya jalan cilegon anyer sedang ada perbaikan tapi perbaikan itu rampung pada tahun 2016, 15 menit berlalu melewati jalan cilegon-anyer selalu berhenti sejenak di pertengahan jalan karena menghindar diri dari truk truk besar yang notabennya pengguna jalan cilegon-anyer, sebenarnya bisa saja sampai kampus sekitar 15 atau 20 menit, jika jalanan mulus seperti jalan tol,  sedih jika merasakan dan melihat kenapa negeri ini begitu lambat dengan pembangunan jalan yang  justru di daerah ciwandan banyak sekali industri industri berdiri, tapi kenapa harus warga yang di korbankan setiap pagi dan hari menghirup udara yang bgitu kotor, dan ternyata debu itu menyebabkan penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Kondisi penderitaan warga ciwandan terhadap jalan cilegon-anyer tidak hanya ketika siang terik tapi ketika turun hujan pun sangat parah jalanan licin dan becek, ini berindikasi kecelakaan karena jalanan pun berlubang, jujur sangat menderita ketika  melintas pada saat panas atau pun hujan.

Perhatian pemerintah yang seharusnya di utamakan tapi nampaknya tidak diprioritaskan, penyiraman jalanan pernah terjadi untuk menghindari debu kotor yang berkelanjutan, tapi itu tidak berlangsung lama, mendapatkan informasi bahwa perusahaan yang mengurusi proyek jalan cilegon anyer tersebut itu pailit karena terlibat hutang dengan perusahaan jepang. Jujur saya tidak peduli mau pailit atau apapun yang penting jalan cilegon anyer cepat mulus, harapan kami pemerintah jangan lamban untuk kemaslahatan masyarakat agar terhindar dari penyakit dan dapat berlangsung hidup sehat.
Tags: Warga
Share:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments ( Atom )
Designed by OddThemes

Sekilas

Dari Kampung, Ingin Belajar

Tertarik di kebudayaan, sosial, lingkungan dan pemberdayaan.

Kanal Saya

Powered by Blogger.