Cholis
  • Home
  • Blog
    • Desa
    • Warga
    • Wisata
    • Politik
    • Resensi
  • Tentang

Home Politik Sistem distrik vs Proporsional

Sistem distrik vs Proporsional

Cholis December 04, 2012 0

 


 


Pada sistem distrik, caleg terpilih bertanggung jawab kepada rakyat pemilih
(untuk caleg independen) atau kepada rakyat pemilih dan partai. Dengan kata
lain, dalam sistem ini kekuasaaan partai atas caleg terpilih sangat kecil.
Sedang pada sistem proporsional, caleg terpilih lebih bertanggung jawab kepada
partainya bukan kepada rakyat pemilih, karena memang partai yang mencalonkan
dirinya. Singkatnya, kekuasaan partai atas caleg terpilih cukup besar.


Pada sistem distrik, caleg dikenal oleh rakyat pemilih. Bila tak dikenal
hampir pasti dia tak akan dipilih. Sistim ini menekankan kualitas dan atau
popularitas individu. Sedang pada sistem proporsional, Caleg kurang atau bahkan
bisa tidak dikenal rakyat pemilih, karena memang rakyat hanya memilih tanda OPP,
bukan memilih individu caleg.


Saya memilih 2 sample ini untuk mempertimbangkan pemilihan distrik dan proporsional, jika kita melihat pemilihan proporsional di indonesia ya memang banyak suara yang ada dan suara yang terbuang sedikit itupun karena golput, tapi dalam prakteknya sistem proporsional tidak benar-benar untuk kemaslahatan rakyat, bukankah rakyat memilih untuk mempercayai orang yang kita pimpin ini bisa membawa arah ke yang lebih baik, mereka yang terpilih lebih cenderung perhatian ke pusat dan partainya, partaikan hanya menyalonkan dan pusat sebagai pemerintahan di pusat, sebenarnya prioritas utamanya rakyat atau partai?


Mungkin proporsional hanya banyaknya suara yang tidak terbuang, banyak rakyat tidak benar2 mengenal calegnya ketika sudah menjadi wakil, karena mereka lebih cendrung ke partai dan pusat di bandingkan ke  rakyat.


Jika kita melihat pemilihan distrik, caleg terpilih bertanggung jawab kepada rakyat pemilih
(untuk caleg independen) atau kepada rakyat pemilih dan partai. Dengan kata
lain, dalam sistem ini kekuasaaan partai atas caleg terpilih sangat kecil, yang distrik mereka lebih perhatian ke rakyat daripada ke partai dan pusat, karena saya kira kacang tidak lupa sama kulitnya hehehe J. Tapi di indonesia bisa tidak yah menjalankan proporsional dengan sifat-sifat distrik, ya seperti calon terpilih lebih mementingkan rakyat.

Tags: Politik
Share:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments ( Atom )
Designed by OddThemes

Sekilas

Dari Kampung, Ingin Belajar

Tertarik di kebudayaan, sosial, lingkungan dan pemberdayaan.

Kanal Saya

Powered by Blogger.