Cholis
  • Home
  • Blog
    • Desa
    • Warga
    • Wisata
    • Politik
    • Resensi
  • Tentang

Home Politik Politic Is Good Life

Politic Is Good Life

Cholis April 30, 2014 0

Manusia dilahirkan secara tidak langsung sudah berpolitik, politik merupakan kekuasaan, dalam arti sempit. Dan masih banyak definisi-definisi mengenai politik. Ilmuan yunani kuno seperti plato dan aristatoles menamakannya en dam onia atau kehidupan yang baik Karena politik yang baik ialah usaha mencapai kehidupan yang baik.

Politik dalam arti dan implementasi begitu penting, sejak dulu masyarakat mengatur kehidupan kolektif dengan baik, mengingat sering terbtasnya sumber daya alam. Atau perlu dicari cara distribusi sumber daya agar semua masyarakat merasa bahagia. Ini adalah politik, bukan hanya plato dan aristatoles yang mendefinisikan politic is good life.(dasar-dasar ilmu politik Miriam Budiardjo).

Terdapat juga ilmuan Seperti Peter Merkl yang beranggapan bahwa politik dalam bentuk baik adalah usaha mencapai suatu tatanan sosial yang baik dan berkeadilan. Ketiga ilmuan ini saling mendefinisikan mengenai politic dizamannya, yang berimplikasi baik terhadap kehidupan masyarakat. Bukan hanya plato aristatoles serta Peter Merkel saja namun beberapa orang mendefinisikan sesuai kejadian dilapangan atau harapan serta tujuan. Merujuk pada definisi politic oleh ilmuan-ilmuan yang di ungkapkan tadi bahwa mereka berpandangan jika politik adalah baik karena secara harifah bertujuan untuk mencapai tatanan sosial untuk kesejahteraan rakyat.


Why Politc Not Good Life?


Bagaimana menyikapi arti politik di eramodern ini. khususnya dinegeri kita indonesia. Negeri dengan kekayaan alam yang berlimpah. Dewasa ini Nampaknya susah untuk mempercayai bahwa Seperti diungkapkan oleh ilmuan seperti plato, aristatoles dan PetrMerkl yang mengungkapkan en dam onia, ploitic is good life. Alasannya kondisi politik negeri inil yang mayoritas berimplikasi buruk terhadap masyarakat sehingga menjadikan negara indonesia, negara penuh korupsi, yang mayoritas pelakunya ialah para politisi baik di eksekutif, legislatif dan yudikatif. Banyak politisi yang justru melakukan hl-hal yang merugikan masyarakat yang akibatnya kepercayaan masyarakat terhadap politisi cenderung negatif. Masyarakat menganggap bahwa politisi saat ini cenderung memihak partai dibandingkan ke masyarakat.

Dalam kehidupan politik modern di negeri demokrasi tentu adanya pemilu, yang merupakan suatu proses untuk mencapai kekuasaan guna memmbuat kebijakan-kebijakan yang bertujuan untuk kemaslahatan masyarakat. Setiap pemimpin dalam hal ini (politisi) dapat membuat kebijakan yang ditujukan oleh kepentingan rakyat yang baik dan berkeadilan. Politik sebagai alat untuk mencapai kebijakan-kebijakan yg diberikan, dalam arti sempit politik ialah kekuasaan. Setiap orang menjadi penguasa, hendaknya mengimplementasikan secara baik arti politik seperti dikatakan ilmuan-ilmuan diatas. Walaupun, secara praktik kehidupan politik permainan partai politik dalam pemilu sudah jauh kebablasan dari kesepakatan bersama mengenai demokrasi pancasila.

Kepercayaan masyarakat mengenai politikus sendiri memang berkurang, dengan banyaknya kasus-kasus sehingga masyarakat menjadi sangsi. Namun demikian, tentu tidak sedikit yang memandang keoptimisan kemajuan indonesia melalui politik. Karena pencapaian kehidupan bersama dan kebijakan-kebijakan lahirnya dari sisi politik. Mendapatkan kekuasaan. Hal ini yang harus kita garis bawahi untuk memandang optimis kehidupan bermasyarakat melalui kemaslahatan dengan program yang baik. dan tidak ada lagi penyelewengan anggaran.

Dalam tulisan ini, pribadi mempercayai kehidupan politik indonesia akan jauh lebih baik, melalui kualitas Sumber Daya Manusia yang selalu dibenahi. Dalam arti luas, kepercayaan dan harapan harus selalu di niatkan. Proses pemilu di 2014 ini menjadi titik keoptimisan bangsa kita. Memang tidak sedikit yang berprilaku tidak baik dalam pemilu. Pemilih cerdas adalah pilihan yang harus dilaksanakan. Mengenali para calon untuk kita pilih dengan layak atau tidak layak untuk dipilih.

Pemilihan legislatif sudah berakhir. Bukti kinerja mereka akan selalu ditunggu dan dinanti oleh seluruh element masyarakat. Tinggal bagaimana kita menentukan arah dalam pemilihan presiden. Siapa yang layak untuk memimpin negeri Gemah ripah loh Jinawi ini.

Seseorang politisi jika ingin memiliki kekuasaan di wilayahnya tertentu harus mengikuti proses politik yang paling awal, ialah pemilu. Ketika seseorang mencalonkan untuk menjadi pemimpin/wakil rakyat. Dalam proses pemilu ini tidak sedikit yg melakukan money politic. Sehingga setelah menjadi politisi karena terpilih mereka tidak me-respec terhadap masyarakat bahkan cenderung cuek terhadap permasalahan yang ada.

Kemudian proses politik berikutnya ialah pembuatan undang-undang atau peraturan-peraturan yang di keluarkan oleh lembaga eksekutif, legislatif. Secara baik proses ini harus lebih mengedepankan kepentingan masyarakat, dibandingkan kepentingan-kepentingan lainnya. Karena masyarakat yang berhak mendapatkan pelayanan yang baik dari lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif. Masyarakat ialah pembayar pajak, sudah seharusnya para pelayan pembayar pajak bekerja secara baik dan profesional untuk pembayar pajak (masyarakat). Namun, terkadang terdapat juga peraturan pemerintah Undang-undang dan sejenisnya justru tidak memihak secara baik terhadap masyarakat. Undanng-undang atau peraturan-peraturan tidak sedikit yang berpihak ke pelaku ekonomi dan akan timbul kapitlasime.



Harapan Menjadi Good Life

Harapan menjadi goodlife dalam politik serta gemah ripah loh jinawi menjadi impian besar bagi masyarakat seluruhnya. Pemimpin yang mampu menjalankan roda pemerintah yang baik. Terdapat beberapa contoh untuk para pemimpin kita di lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif.

Imipian menjadikan politik sebaik-baiknya sudah dilaksanakan oleh Nabi Muhammad Saw. Ketika beliau mempin madinah. Hai ini dinyatakan oleh Michael H. Hart seorang ahli astronomi dan ahli sejarah terkenal di Amerika Serikat dalam bukunya “The 100″ yang terbit di Amerika Serikat. Menurut Michael Hart, Nabi Muhammad SAW adalah orang yang paling berpengaruh di antara milyaran penduduk dunia. “karena ia adalah satu-satunya manusia yang berhasil secara luar biasa, baik dalam kegiatan keagamaan maupun pemerintahan” (bugiscamp.wordpress.com).
[caption id="attachment_195" align="alignleft" width="225"]Foto : net Foto : net[/caption]
Kepercayaan masyarakat harus timbul untuk menjadikan negeri ini lebih baik. Politik is good life harus diciptakan. Harapan masyarakat mempunyai pemimpin yang sederhana serta peduli kepada rakyat kecil, untuk menciptakan roda pemerintahan yang baik. Untuk menciptakan hal tersebut perlu adanya pengawasan yang begitu continue dari seluruh elemen masyarakat. Baik LSM. Ormas. OKP. Media. Mahasiswa serta seluruh masyarakat pada umumnya. Masyarakat harus lebih jauh terlibat dalam kehidupan politik (bukan berarti masuk partai politik) masyarakat harus mengawasi benar-benar, karena anggaran untuk menciptakan kondisi baik serta pembangunan-pembangunan dan Unang-Undang dan aturan itu bersumber dari rakyat. Maka dari itu masyarakat harus peran serta aktif untuk mengawasi karena Masyarakat selaku pembayar pajak.

Hal ini bertujuan untuk mencapai masyarakat yang madani. Menciptakan politic is good life, serta meningkatkan Sumber Daya Manusia yang bertujuan untuk kelangsungan hidup bangsa indonesia yang Gemah Ripah Loh Jinawi.





NURCHOLIS
Tags: Politik
Share:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments ( Atom )
Designed by OddThemes

Sekilas

Dari Kampung, Ingin Belajar

Tertarik di kebudayaan, sosial, lingkungan dan pemberdayaan.

Kanal Saya

Powered by Blogger.