Handhpone berdering, admin Berita Cilegon menghubungi untuk mengkonfirmasi kehadiran kopdar Berita Cilegon I, selanjutnya kita sebut (Kopdar BC 1). “Hallo Kang Nur, lagi ning pundi?” tanyanya. “maler ning gerie kang, kule dilet malih berangkat, ayun asharan kerihin, kang BC sampun ning KJ (Krakatau junction)?” tempat kami bertemu. “Sampun, kule mbeke rawuh Kang Nur” Jawab Kang BC. Waktu menunjukan pukul 15.30 Wib. Tepat pada waktu pemberitahuan Kopda BC 1.
Motor Jupiter Z yang selalu menemaniku dalam perjalanan, kini berlari dengan cepat. Jarum KM menembus angka 80. Aku tak enak hati karena keterlambatanku. Waktu lima belas menit aku tempuh, dari Ciwandan menuju KJ.
Setelah memakirkan kendaraan dan menuju lokasi, aku mencari admin BC, dia memakai baju Orange, dalam benakku, mungkin pendukung Persija. Tapi setelah ku tanya, dia bukan Jak Mania yang selalu memakai baju Orange.
Perawakannya yang tinggi, memakai topi dan kacamata, tidak lupa kopi hitam yang selalu menjadi teman diskusi ku lihat. Kang BC memperkenalkan rekannya, sesama kawan BC, namanya Kang Yus pemilik akun Bloes Yoes, ngobrol ngalor ngidul, Kang Yus membina para pemusik yang berseketariat di Kavling Blok H. Selain itu, ia juga aktif sebagai traveler. Ada yang menarik dari obrolan itu, kang Yus bercerita mengenai pengalamannya sewaktu di Ujung Kulon, Taman nasional yang terletak di Banten. Selama ia, berkunjung kesana belasan tahun, ia tidak pernah melihat badak. “puguh mah iya, jujur kang, kite ore ilok ngedeleng badak secara langsung ning Tamnas ujung Kulon, pirang-pirang balen merono, pernah geh lagi badak keblosok, kuen doank sebalen, namun ore kebelosok mah badake kayane ore ngedeleng”. Ia bercerita dalam bahasa jawa serang.
Sruputan kopi terdengar menemani diskusi, “Srupuuut”. Sementarra aku tidak suka kopi dan memilih untuk mengambil air putih. Diskusi berlanjut, degan menggunakan tiga bahasa. Banten, Jawa Serang dan Indonesia, alhasil bercampur tapi seru. Kang Yus, kembali bercerita, masih masalah traveler dan kunjungan ke Taman Nasional, kali ini ke waykambas, Taman Nasional Waykambas yang berada di Provinsi Lampung.
“waktu itu saya ke Taman Nasional Waykambas, berkunjung ke tempat paling rahasia, disitu terletak beberapa makam Gajah yang tak diketahui oleh banyak orang, namun beruntung nasib saya, diajak ke tempat itu oleh penjaganya, karena kawan juga, dengan mata ditutup, dan berjalan naik beberapa kilometer, tujuannya supaya lupa jalan kesana, namun yang parah kondisi pulang, dengan track hutan sampe guling-guling.” Kang Yus menambahkan, “Apalagi ditutup, dibuka aja saya ga bakalan tau arah jalan kesana”.
Jam tangan jarumnya terus berputar, waktu menunjukan pukul 16.45 Wib, Kang Ade yang akan datang masih dalam perjalanan. Kang Yus, Kang BC dan Aku masih membicarakan hal-hal kegiatan pribadi, kang BC selaku pengundang masih memainkan gadgetnya, menghubungi para sahabat BC yang akan hadir. “Deee” kang BC memanggil, ternyata pria yang berjalan mendekati kami Kang Ade pemilik akun Adhe Hermawan yang sudah datang. Kami bersalaman, kemudian saling berkenalan.
Tiba-tiba kami membahas mengenai Arkeologi, mulai dari Nabi Sulaiman dan Candi borobudur yang diteliti oleh KH. Fahmi Basya, ahli matematika islam. Kang Yus dan Kang BC menceritakan tentang ini. Kemudian Indonesia sebagai Benua Atlantis seperti dikatakan Plato dalam Timeus dan Critias, dan Prof. Arysio Santos, fisikiawan asal Brasil dalam bukunya The Lost Continent Finally Found.
Kerajaan Salakanagara pembahasan selanjutnya, jujur saja aku baru mengetahuinya, Kang Yus cerita, “saya pernah kesana, terdapat di Pulo Sari, Kab. Pandeglang, Banten, kerajaannya sudah tua”. Kang BC juga menimpa, kerajaan tersebut sekitar tahun 130 M. sahabt BC bisa membaca lebih lanjut via wikipedia, ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Banten mempunyai sejarah yang jarang diketahui http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Salakanagara. Sebelum membahas inti dari acara Silaturahmi BC pertama, memang banyak pembahasan yang tidak aku temui disekolah, mulai Sejarah, Arkeologi dan keindahan alam Banten.
Kami berempat mulai membahas BC untuk kedepan, kang BC sebagai pengundang memumbuka Kopdar “Hatur nuhun, batur-batur sing antuk rawuh ning acara Kopdar pertama BC, jadi kedepan, saya ingin BC menjadi bagian dari rekan-rekan, selama ini BC hampir non aktif selama lima belas bulan, karena keterbatasan yang saya miliki, berharap rekan-rekan menjadi bagian dari BC dan berbagi berita. Kemarin saya mengingat-ingat password dan mencari signal di gunung, dan alhamdulillah masih bisa login. Di BC sebetulnya ada Fanpage. Namun, sahabat BC enggan untuk beralih, dan nampaknya lebih nyaman di akun BC. Setiap hari saya menghapus seratusan orang teman yang tidak aktif, untuk mengkonfirmasi sahabat BC yang menunggu pertemanan, dan sekarang daftar antrian pertemanan BC tembus angka seribu lebih. Kedepan coba nanti dialihkan ke Fanpage supaya banyak rekan-rekan yang bisa memperoleh informasi dari BC.” Ungkap kang BC.
Kang Ade menambahkan “iya kang, saya juga punya berita sebetulnya, seperti kemarin kasus pembunuhan di Tegal Wangi, sampai masuk berita nasional, tapi saya tidak tau harus kemana berita ini saya sampaikan, padahal saya sudah foto juga.” Kemudian Kang Ade banyak menceritakan mengenai kejadian itu.
“Justru itu, harapan saya kawan-kawan bisa berbagi berita dengan menggunakan FanPage, selama ini saya keterbatasan karena sendiri, namun kedepan semoga update-update berita yang kawan-kawan temui bisa di update di BC.” Ungkap Kang BC.
Percakapan mengenai pembahasan BC hampir satu jam, matahari mulai dilahap oleh sang malam, senja itu menjadi pertemuan pertama, namun dilingkupi oleh suasana kekeluargaan yang hangat. Kang Ade, Kang Yus, aku dan Kang BC menjadi satu, padahal kami baru bertemu.
Sebelum selesai Kang BC bertanya, “bagaimana usulan kawan-kawan, apakah kita adakan pertemuan kembali, dan hasil pertemuan ini di publish di wall atau di Group Chat saja. Tanya kang BC. “Baiknya, sekarang kita documentasikan dulu, dikirim di group chat, jangan dulu di wall, kita harus gagas juga pertemuan kedepan, sebagai sarana informasi masyarakat Cilegon, jadi nanti kita agendakan lagi kang BC”. Ujar Kang Ade, Aku dan Kang Yus menyepakatinya.
Matahari semakin tenggelam, adzan mulai berkumandang, malam akan datang. Kang BC mengucapkan terimakasih. “hatur nuhun kawan-kawan sing sampun hadir, menawi diberi umur lan rezeki untuk Kopdar II BC”.
Kami bersalaman, menuju parkiran dan mengucapkan, Wassalam

Post a Comment