Cholis
  • Home
  • Blog
    • Desa
    • Warga
    • Wisata
    • Politik
    • Resensi
  • Tentang

Home Warga Pendidikan Melek Politik

Pendidikan Melek Politik

Cholis November 17, 2013 0

Pendidikan merupakan kpuacuan menuju kehidupan yang bersumber dalam pemenuhan peningkatan SDM. Dengan ini, menjadikan suatu Negara mampu menuju program-program yang di aplikasikan dengan baik. Pendidikan juga merupakan proses suatu bangsa yang bergegas menuju perkembangan menuju Indeks Prestasi Manusia (IPM) comtinue. Pemahaman mengenai politk di masyarakat masih menjadi pekerjan rumah pemerintah untuk melakukan pendekatan ke masyarakat melalui pendidikan politik. Saat ini, mendengar kata politik, khususnya masyarakat secara umum belum mendapatkan tempat yang baik. Berbagai macam problem, dari pemilu hingga pengaplikasikan program di masyarakat yang menuai masalah.

Menilik prihal di atas, tidak heran jika masyarakat semakin apatis terhadap kehidupan politik. Masyarakat yang semakin cuek untuk peduli terhadap pemahaman mengenai politik. Dari hal-hal yang bersifat urgen untuk dilaksanakan. Karena memang dalam sistem negara indonesia partai politik menjadi agen utama dalam menjalankan demokrasi. Pemahaman asli dan implementasi demokrasi belum juga dilakukan dengan baik.

Pemahaman politik di masyarakat yang tidak tinggi, menjadikan khidupan demokrasi tidak berjalan dengan baik. Kemudian dimanfaatkan oleh pelaku politik untuk melakukan hal-hal yang tidak terpuji. Walaupun diberbagai tempat masih ada yang menghendaki kecurangan politik khususnya money politic karena pendidikan yang tidak tinggi. Masyarakat yang pemahaman poltiiknya rendah. Dan masyarakat yang berpendidikan rendah cenderung menganggap hal ini biasa. Namun, berimplikasi buruk terhadap kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Money poltik masih menjadi momok yang paling disorot dalam pemilu 2014. Masyarakat dipedesaan yang pemahaman politiknya rendah selalu menjadikan bahan empuk untuk melakukan itu. Kejahatan massif yang masih dilakukan oleh para politisi yang ingin menduduki jabatan.

Demokrasi yang tak kunjung baik menunjukan kesulitan dari kemajuan. Mindset masyarakat juga terkadang masih melihat uang dalam setiap pemilu. Memang ini menjadi pekerjaan rummah bagia setiap orang yang menyadari hal ini bukan hanya pemerintah yang menjalankan roda pemerintahan. Masyarakat secara umum yang mengerti dan aktif kiranya bersedia untuk melakukan pendidikan politik di masyarakat.

Pendidikan politik lebih sering dilakukan di pusat-pusat perkotaan yang mayoritas pendudukanya berpendidikan tinggi, juga dikampus-kampus yang pemahaman mengenai politiknya sudah ada.

Kementrian dalam negeri pernah melakukan pendidikan politik di masyarakat pedalaman. Suku badui di lebak-banten. Tujuannya, untuk sosialisasi program-program pemerintah dan penyadaran pendidikan-pendidikan politik. Walaupun memang hasilanya tidak bisa di ukur oleh presentase. Hal ini baik, jika seluruh element yang peduli akan pendidikan politik melakukan sosialisasi ke pedesaan. Untuk mengurang keaptisan masyarakat terhadap politik. Titik keberhasilan pendidikan politik ke pedesaan dengan menyadarkan masyarakat pentingnya partisipatif dalam pelaksanaan demokrasi. Kemudian juga mengurangi dampak-dampak negative dari pelaku politik.

Peter Merkl seorang ilmuan politik dalam bukunya Continuity and Change, mengatakan “ Politik dalam bentuk yang paling baik adalah usaha mencapai suatu tatanan social yang baik dan berkeadilan (Politics, at its best is a noble quest for a good order and justice).
Tags: Politik Warga
Share:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments ( Atom )
Designed by OddThemes

Sekilas

Dari Kampung, Ingin Belajar

Tertarik di kebudayaan, sosial, lingkungan dan pemberdayaan.

Kanal Saya

Powered by Blogger.