
Ciwandan - Mindset masyarakat mengenai sampah secara holistik masih menjadi persoalan. Penanganan sampah yang masih tradisional menimbulkan masalah bagi lingkungan. Seperti dibakar, dibuang tidak terurus atau dipindahkan ke tempat pembuangan Akhir (TPA). Problem tersebut selalu terpikir dibenak pemuda Kubang Saron Belungbang dalam menangani masalah sampah secara baik dan benar.
Pada Senin (26/12) Pemuda Kubang Saron Belungbang mengadakan study banding atau upgrading mengenai penanganan sampah. Bertempat di Bank Sampah Lestari, Lingkungan Penyurungan Kelurahan RandakaIri Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon, kegiatan ini berlangsung.
Bank Sampah Lestari sendiri Sudah tergolong maju dalam penanganan sampah. Heri, selaku perintis Bank Sampah Lestari mengatakan bagaimana proses dari awal hingga berjalannya program, bahkan menghasilkan nilai ekonomis. "Bank Sampah Lestari berdiri pada tahun 2014. Awalnya keresahan Saya ketika terjadi banjir, saat itu sampah plastik seperti botol-botol sangat dominan. Mulai dari hal itu, Saya menggandeng beberapa aktivis di Kampung dan Ibu-Ibu untuk memecahkan masalah itu. Berbekal pengetahuan yang ada, terpikirlah untuk membuat Bank Sampah. Kami melakukan sosialisasi ke masyarakat, bagaimana menangani sampah, pemilahan sampah organik dan anorganik, proses penimbangan, penyetoran sampai pengambilan." Ungakp Heri.
Namun, perjalanan Heri dkk tidak semulus apa yang digambarkan. Ia menambahkan bagaimana kesulitan menghadapi pola pikir masyarakat yang menganggap sepele masalah inI. "Konsisten dan keuletan team menjadi kunci utama, karena dalam perjalannya pastin menemukan masalah, dan ahamdulillah dapat teratasi berkat keuletan team" cerita Heri.
Perwakilan pemuda Kubang Saron Belungbang, Faisal, menceritakan Awal ketertarikannya mengenai Bank Sampah "Ini sama dengan apa yang dipikirkan oleh Kang Heri ketika awal merintis. Resah ketika sampah tidak terurus, bahkan menimbulkan bau, lahan semakin sempit, bingung nanti kedepan mau buang sampah kemana.
Masalah ini, Kami obrolkan dengan pemuda, solusinya seperti apa dan penangannya Seperti apa. Dan Alhamdulillah, ada jalan untuk study banding ke Bank Sampah Leatari. Semoga di awal tahun, Kami di Kubang Saron Belungbang bisa menjalankan program Bank Sampah. Dengan penanganan sampah yang baik, bahkan mampu menambah nilai ekonomis bagi masyarakat" ungkap Faisal disela-sela pertemuan.
Cholis

kreativitas tanpa batas...
ReplyDeletegogo pemuda pemudi kubangsaron belumbang